Tulang dan Besi: Sebuah Perlawanan

Tersebut cerita di atas tanah sengketa

Tentang sekelompok orang yang menolak diperkosa

Kau hanya membela apa yang engkau percaya

Kancil tak berdaya di hadapan serigala.

Tulang dan Besi merupakan satu pilihan lagu Bin Idris yang menarik untuk di dengar dan diresapi maknanya. Setelah di dengar, makna besar bisa dirasakan yakni suatu ketidakberdayaan dan perlawanan. Mencoba merefleksikan lirik lagu ini dalam gambaran-gambaran aksi masa, sebuah pembelaan, atau tuntutan terhadap semua hak yang telah terenggut, seperti hak hidup, hak kesejahteraan,dll.  Hak keadilan yang terenggut oleh ketiranian, dan hak yang belum terbayar janjinya. Seperti tulang dan besi yang keras, mereka meyakini apa yang pantas mereka percaya perjuangkan untuk kebaikan bersama.

“Seolah hukum alam menghendaki kancil tak berdaya di hadapan serigala”.

Phodiography oleh: Mochmmad Insan Kamil

 

Tentang Mochammad Insan Kamil

Mochammad Insan Kamil mulai menyukai fotografi sejak 7 tahun yang lalu di kota tempat tinggalnya Bandung. Ia merupakan salah satu dari peserta Lokakarya Fotografi Dokumenter Musik IROCKUMENTARY.CLUB, yang terselenggara berkat kerjasama dengan Omnispace. Ia menyelesaikan studi Pendidikan Sejarah di Universitas Pendidikan Indonesia, dan bekerja di bidang fotografi dan videografi. Selama setahun terakhir, antusiasmenya kian bertambah terhadap musik dan fotografi dokumenter musik. Karya-karyanya dapat disimak di instagram @Insankamil_.